cellicanurrachadiana

Seperti Ini Cara Kerja Chatbot*

[Seperti Ini Cara Kerja Chatbot]

Secara sederhana, cara kerja Chatbot adalah dengan mengandalkan keyword alias kata kunci yang sudah tertanam pada sistem. Maka, setiap kali Chatbot memperoleh pertanyaan dari pengguna, secara otomatis ia akan menyesuaikan jawaban mana yang sesuai dengan keyword pertanyaan yang diajukan.
Selain dirancang dengan kemampuan analisa dan identifikasi yang begitu responsif, ada tiga macam metode sistem operasional yang dianut oleh semua jasa pembuatan chatbot yaitu:

Selain dirancang dengan kemampuan analisa dan identifikasi yang begitu responsif, ada tiga macam metode sistem operasional yang dianut oleh semua jasa pembuatan chatbot yaitu:
1. Pattern Matching (Penyesuaian Pola)
Pada metode ini, bot menggunakan strategi penyesuaian pola (Pattern Matching) saat mengelompokkan teks. Dengan begitu, bot bisa menghasilkan jawaban yang tepat dengan permintaan pengguna.
Pola tersebut dikenal dengan istilah Artificial Intelligence Markup Language (AIML). Kurang lebih, seperti ini contoh pola AIML pada Chatbot.
Maka, setiap kali Chatbot memperoleh pertanyaan, ia akan memberikan respons apapun yang sekiranya tepat dengan pola terkait. Namun, jika ada bentuk permintaan yang di luar dari bentuk pola, maka ia tidak akan mampu memberikan jawaban yang sesuai.
2. Decision Tree-Based
Bisa dibilang, cara kerja Chatbot satu ini merupakan cara yang kurang ramah pengguna. Karena pengguna harus mengikuti urutan jawaban yang sudah terprogram oleh mesin bot seperti contoh chatbot telegram. Metode ini terkadang bisa begitu simpel atau pun rumit, tergantung bagaimana konsep tersebut dirancang.
Bisa dibilang, cara kerja Chatbot satu ini merupakan cara yang kurang ramah pengguna. Karena pengguna harus mengikuti urutan jawaban yang sudah terprogram oleh mesin bot seperti contoh chatbot telegram . Metode ini terkadang bisa begitu simpel atau pun rumit, tergantung bagaimana konsep tersebut dirancang.
Namun, banyak pula pemilik bisnis yang menggunakan metode ini karena tingkat kerumitannya yang rendah, lebih cepat, dan tetap berguna dalam melayani pertanyaan para pengguna. Saat pemakaiannya, pengguna akan dihadapkan dengan beberapa widget berupa tombol yang berisikan teks jawaban.
Kurang lebih, seperti inilah contoh dari Chatbot dengan sistem Decision Tree-Based
3. Contextual (Kontekstual)
Metode kontekstual Chatbot mengandalkan sistem kecerdasan buatan dengan machine learning (ML) untuk bisa menciptakan percakapan secara natural. Metode ini memang tergolong sebagai sistem terbaik dibanding kedua metode sebelumnya.
Namun, untuk merancangnya, pihak developer membutuhkan perencanaan yang sangat strategis dan terarah.
Salah satu teknologi yang sering diandalkan untuk menciptakan metode kerja kontekstual pada Chatbot yaitu Natural Language Processing (NLP). NLP merupakan teknologi yang memudahkan AI untuk bisa memahami setiap konteks dan maksud pengguna dalam bentuk bahasa yang sesuai.
Ketika pengguna mengetik kata “halo”, otomatis NLP akan membantu bot untuk memahami bahwa pengguna tersebut telah mengirim ucapan, dan AI akan menentukan jawaban yang tepat.
Supaya metode kontekstual dapat berjalan secara maksimal, pihak developer perlu merancang database yang cukup luas untuk mencakup segala bentuk permintaan pengguna.
Anda bisa mengumpulkan data pelanggan, transkrip obrolan pada fitur live chat, dan berbagai data pendukung lainnya. Semakin banyak data yang dikumpulkan pada database, maka semakin berkembang pula kapasitas bot untuk memberikan respon.
Berbagai Platform Chatbot Terbaik yang Bisa Anda Gunakan
Chatbots atau asisten virtual dapat membantu dalam mengotomatiskan berbagai elemen utama bisnis seperti penjualan, pemasaran, dan pelayanan.
Nah, buat Anda yang ingin memanfaatkan layanan bot untuk bisnis, kami memiliki beberapa rekomendasi platform Chatbots builder terbaik (whatsapp api gateway) dengan membawa fitur-fitur mumpuni.
Nah, buat Anda yang ingin memanfaatkan layanan bot untuk bisnis, kami memiliki beberapa rekomendasi platform Chatbots builder terbaik (whatsapp api gateway) dengan membawa fitur-fitur mumpuni.
Namun sebelum kita membahas kesana, ada enam tahap awal penting yang perlu Anda lakukan sebelum menggunakan teknologi bot yaitu:
• Tentukan tujuan bisnis Anda – uraikan terlebih dahulu apa saja fungsi bisnis Anda yang perlu didukung dengan bantuan bot. Selain itu, pikirkan pula konsep bot yang tepat agar bisa melayani pengguna dengan hasil maksimal.
• Pilih saluran yang tepat untuk berinteraksi dengan pelanggan – Anda juga perlu memutuskan platform apa saja yang akan terintegrasi dengan bot. Apakah melalui website, aplikasi pada mobile, Facebook Messenger, Telegram atau platform media sosial lainnya.
• Latih bot untuk bisa merespon dengan tepat – sebelum bot siap digunakan, lakukan A/B testing untuk menilai bagaimana performa bot Anda. Bantu dengan penggunaan format Frequently Asked Questions (FAQ) sehingga jawaban yang dihasilkan bisa sesuai.
• Buat pendekatan yang seimbang – akan ada beberapa titik yang mungkin pertanyaan pelanggan tidak bisa dicerna oleh bot. Maka itu, tentukan tahapan mana saja yang membutuhkan bantuan bot dan bantuan manusia secara langsung.
• Tes, rilis dan evaluasi – setelah Anda berhasil merilis bot, pastikan Anda rutin melakukan pengecekan dan evaluasi untuk menilai seberapa jauh performa yang dihasilkan.
Dengan melewati keenam tahapan di atas, harapannya Anda bisa menciptakan bot yang sesuai dengan minim kesalahan. Setelah itu, barulah Anda bisa menentukan platform Chatbots mana yang ingin digunakan.


トップ   編集 凍結 差分 バックアップ 添付 複製 名前変更 リロード   新規 一覧 単語検索 最終更新   ヘルプ   最終更新のRSS
Last-modified: 2022-12-15 (木) 17:35:17 (485d)